Buntok - Suara Rakyat Barito - Selasa ( 13 /01/2026 ) – Dinas Perikanan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) resmi meluncurkan konsep kolam ikan wisata yang mengintegrasikan edukasi dan inovasi, dengan program unggulan bernama "Senang Ikan". Kepala Dinas Perikanan Barsel, Eka Surya Tano, menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensi perikanan sekaligus mendorong sektor pariwisata lokal.
"Program 'Senang Ikan' bukan hanya sekadar tempat berlibur, tapi juga ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak dan masyarakat umum tentang budidaya ikan, ekosistem air tawar, serta manfaat gizi yang terkandung dalam hasil perikanan," ujar Eka Surya Tano saat memberikan informasi dengan awak media
Inovasi Unggulan yang Diterapkan
Dinas Perikanan Barsel mengusung beberapa inovasi di kolam ikan wisata ini, antara lain:
- Sistem Kolam Rekayasa Ekologis: Menggabungkan konsep budidaya ikan ramah lingkungan dengan taman hijau yang dapat menyerap limbah alami dan menjaga kualitas air secara otomatis.
- Papan Edukasi Interaktif: Menampilkan informasi tentang jenis ikan lokal (seperti ikan patin, lele, dan gurame) beserta cara budidaya yang benar, yang dapat diakses secara mudah oleh pengunjung.
- Program "IkanKu": Memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengadopsi ikan di kolam wisata, dengan pemantauan perkembangannya melalui aplikasi mobile sederhana.
-Setiap Tahun bulan Des menggelar Kegiatan GEMARIKAN (Gerakan Memasyakatkan Makan Ikan) tujuan selain meningkatkan gerakan suka makan ikan, juga lebih jauh mencegah stunting bagi 1000 hari Pertama (Golden Age)
Edukasi yang Menyenangkan
Dalam kegiatan "Senang Ikan", pengunjung dapat berpartisipasi langsung dalam sesi praktik budidaya ikan, pemeliharaan kolam, dan penyajian makanan bergizi berbahan dasar ikan. Khusus untuk anak-anak sekolah, disiapkan permainan edukatif yang mengajarkan tentang siklus hidup ikan dan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya perikanan.
"Kita ingin mengubah persepsi masyarakat bahwa perikanan itu hanya soal menangkap atau memelihara ikan. Melalui kolam wisata ini, kami harapkan semua kalangan bisa merasakan kesenangan dan manfaat dari dunia perikanan," tambah Eka Surya Tano.
Kolam ikan wisata yang berada di lahan seluas 2 hektar ini juga diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif lokal, dengan menjaring produk olahan ikan dari petani lokal untuk dijual di area wisata.(Redaksi.dpkn)


